Media Bina Iman Katolik
YESAYA
(YESus SAyang saYA)
yesaya.indocell.net


Edisi Juni 2017




"Janganlah takut, sebab Aku telah menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku. Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau."

(Yesaya 43:1,4)




SELAMAT DATANG di situs YESAYA (YESus SAyang saYA)!

MISI YESAYA:
mewartakan iman Katolik yang benar, yang selaras dengan ajaran Magisterium Gereja, agar umat Katolik semakin tahu dan paham apa yang diyakininya, dan dihantar untuk semakin mencintai imannya; bangga menjadi seorang Katolik!

IJIN RESMI:
Bahan-bahan utama dalam situs ini diterjemahkan dengan ijin resmi dari sumber-sumber berikut:
1.   Straight Answers by Father William P. Saunders; translated by permission of Michael Flach - Editor, The Arlington Catholic Herald; www.catholicherald.com
2.   Saint a Day, by Sr. Susan H. Wallace, FSP, Copyright © 1999, Daughters of St. Paul. Used by permission of Pauline Books & Media, 50 St. Paul's Avenue, Boston, MA 02130.
3.   Father Peffley's Web Site; translated by permission of Father Francis J. Peffley;  www.fatherpeffley.org
4.   Bread on the Waters; translated by permission of Father Victor Hoagland; www.cptryon.org
5.   Catholic1 Publishing Company; translated by permission of (late) Father Richard Lonsdale
6.   Catholic Radio Dramas; translated by permission of Patrick G. O'Neill - Director, Catholic Radio Dramas; www.catholicradiodramas.com
7.   Catholic Tradition; translated by permission of Pauly Fongemie; www.catholictradition.org
8.   Catholic Spiritual Direction; translated by permission of Joe Koz; www.jesus-passion.com
9.   Catholic Information Network (CIN); translated by permission of Maryanne; www.cin.org
10. Sacred Heart Organization Israel; translated by permission of Marianne; http://my.homewithgod.com/israel
11. Catholic Spiritual Direction by Father John Bartunek, LC, ThD and Dan Burke; translated by permission of Dan Burke; www.rcspiritualdirection.com/blog
12. Miracles of the Church, Mystics of the Church, Miracles of the Saints, St Paul of the Cross, St Gemma Galgani; translated by permission of Glenn Dallaire; www.miraclesofthechurch.com; www.mysticsofthechurch.com; www.miraclesofthesaints.com; www.saintpaulofthecross.com; www.stgemmagalgani.com


IKUT SERTA MENYEBARLUASKAN ARTIKEL:
1. Dipersilakan mengutip / menyebarluaskan artikel-artikel yang ada di situs YESAYA dengan ketentuan:
a. tidak mengubah apapun dalam artikel
b. menyebutkan sumber asli dan terjemahan oleh YESAYA: yesaya.indocell.net
c. untuk tujuan pewartaan non-komersiil
2. Untuk keperluan di luar ketentuan di atas, silakan kontak webmaster: yesaya@indocell.net
3. Pelanggaran point 1 & 2 di luar tanggung-jawab YESAYA. Apabila pembaca mengetahui adanya pelanggaran, mohon kesediaannya untuk menginformasikan kepada Yesaya.

PEMBIMBING ROHANI:

INFO YESAYA:




KALENDER LITURGI: JUNI 2017


MINGGU
SENIN
SELASA
RABU
KAMIS
JUMAT
SABTU
1



Kis. 22:30; 23:6-11
Yoh. 17:20-26
2


Kis. 25:13-21
Yoh. 21:15-19
3


Kis. 28:16-20,30-31; Yoh. 21:20-25
4
HR Pentakosta


Kis. 2:1-11
1Kor. 12:3b-7,12-13; Yoh. 20:19-23
5



Tob. 1:1a,2a,3
Mrk. 12:1-12
6



Tob. 2:9-14
 Mrk. 12:13-17
7


Tob. 3:1-11a,16-17a
Mrk. 12:18-27
8

Tob. 6:10-11; 7:1,6,8-13; 8:1,5-9
Mrk. 12:28b-34
9



Tob 11: 5-17
Mrk 12:35-37
10


Tob. 12: 1,5-15,20
 Mrk. 12:38-44
11


Kel. 34:4b-6,8-9
 Yoh. 3:16-18
12


2Kor. 1: 1-7
Mat. 5:1-12
13


2Kor. 1: 18-22
Mat. 5:13-16
14



2Kor. 3: 4-11
Mat. 5:17-19
15


2Kor. 3:15-4:1,3-6
 Mat. 5:20-26
16


2Kor 4:7-15
Mat. 5:27-32
17



2Kor. 5: 14-21
Mat. 5:33-37
18


Ul. 8:2-3,14b-16a
1Kor. 10:16-17
 Yoh. 6:51-58
19




2Kor. 6:1-10
Mat. 5:38-42
20




2Kor. 8: 1-9
 Mat. 5:43-48
21



2Kor. 9:6-11
Mat. 6:1-6,16-18
22
2Kor. 11: 1-11
Mat 6:7-15
23
HR HATI YESUS YG MAHAKUDUS


Ul. 7:6-11
1Yoh. 4:7-16
Mat. 11:25-30
24


Yes. 49:1-6
 Kis. 13:22-26
 Luk. 1:57-66,80
25
HM Biasa XII


Yer. 20:10-13
Rm. 5:12-15
Mat. 10:26-33
26



Kej. 12:1-9
Mat. 7:1-5
27


Kej. 13:2,5-18
Mat. 7:6,12-14
28



Kej. 15:1-12,17-18
Mat. 7:15-20
29

Kis. 12:1-11
2Tim. 4:6-8,17-18
 Mat. 16:13-19
30


Kej. 17:1,9-10,15-22; Mat. 8:1-4
1



Kej. 18:1-15
 Mat. 8:5-17
2
HM Biasa XIII


2Raj. 4:8-11,14-16a
Rm. 6:3-4,8-11
 Mat. 10:37-42
3




Ef. 2:19-22
 Yoh. 20:24-29
4



Kej. 19:15-29
Mat. 8:23-27
5



Kej. 21:5,8-20
Mat. 8:28-34
6




Kej. 22:1-19
Mat. 9:1-8
7

Kej. 23:1-4,19;24:1-8,62-67
Mat. 9:9-13
8




Kej. 27:1-5,15-29
Mat. 9:14-17





KASIH DAN PENGAMPUNAN
dikutip dari: Puisi Manusia-Allah, Vol. 3

Yesus dan sayaDalam perjalanan ke Bet-Zur si bocah mengajukan banyak pertanyaan pada Maria dan Ia menjawab semuanya dengan sabar dan lemah-lembut...

"Tetapi Yesus dalam doa yang indah itu, yang Engkau ajarkan kepadaku pada waktu siang dan ibuku pada waktu malam, mengatakan: 'Bapa kami Yang ada di Surga.' Kita masih belum di Surga. Karenanya, bagaimana kita dapat bersama-Nya?"

"Sebab Allah ada di mana-mana, nak. Ia menjaga bayi yang dilahirkan dan orang lanjut usia yang di ambang ajal. Anak yang dilahirkan pada saat ini, di tempat yang paling jauh di dunia, memiliki kasih dan mata Allah bersamanya dan akan memilikinya hingga dia mati."

"Bahkan meski dia sejahat Doras?"

"Ya."

"Tetapi dapatkah Allah, Yang begitu baik, mengasihi Doras yang begitu jahat dan membuat bapa tuaku menangis?"

"Dia memandang padanya dengan jijik dan sedih. Tetapi jika dia bertobat, Ia akan mengatakan padanya apa yang dikatakan bapa dalam perumpamaan kepada anaknya yang bertobat. Kau sepatutnya berdoa agar dia mau bertobat dan…"

"Oh! tidak, Bunda! Aku akan berdoa supaya dia mati!!!" kata si bocah serta-merta. Meski perkataannya tidak terlalu… seperti malaikat, kespontanannya begitu tulus hingga tak seorang pun dapat menahan tawa.

Maria lalu kembali ke keseriusan manisnya sebagai seorang Guru: "Tidak, sayang-Ku. Kau jangan lakukan itu pada seorang pendosa. Allah tidak akan mendengarkanmu dan akan menatapmu dengan keras juga. Kita sepatutnya mengharapkan kesejahteraan terbaik bagi sesama kita, bahkan meski sesama kita itu sangat jahat. Hidup itu adalah suatu yang indah sebab memberikan kesempatan pada manusia untuk mendapatkan ganjaran di mata Allah."

"Tapi jika orang jahat, orang mendapatkan dosa."

"Kita berdoa supaya dia dapat menjadi baik."

Si bocah termenung… tetapi dia tidak suka pelajaran luhur ini dan dia menyimpulkan: "Doras tidak akan menjadi baik bahkan meski aku berdoa untuknya. Dia terlalu jahat. Bahkan andai semua martir bayi dari Betlehem berdoa bersamaku, dia tidak akan menjadi baik. Engkau tidak tahu… Engkau tidak tahu bahwa suatu hari dia memukul bapa tuaku dengan sebatang besi, sebab mendapatinya duduk pada waktu jam kerja? Bapa tua tidak dapat berdiri sebab dia tidak enak badan… dan orang itu memukulnya dan membiarkannya setengah mati, dan lalu menendang mukanya… Aku melihatnya sebab aku bersembunyi di balik pagar tanam-tanaman… Aku pergi ke sana sebab tak seorang pun membawakanku roti selama dua hari dan aku kelaparan… Aku harus melarikan diri supaya orang itu tidak mendengarku, sebab aku menangis melihat bapaku seperti itu, dengan darah pada jenggotnya, tergeletak di tanah, seperti sudah mati… Aku menangis ketika aku pergi minta roti… tetapi roti itu masih ada di sini… dan berasa darah dan airmata dari bapaku dan aku, dan dari semua mereka yang dianiaya dan yang tak dapat mengasihi mereka yang menyiksa mereka. Aku ingin memukul Doras supaya dia dapat tahu bagaimana rasanya suatu pukulan, dan aku akan membiarkannya tanpa roti, supaya dia dapat belajar seperti apa rasanya kelaparan, aku ingin membuatnya bekerja di bawah terik matahari, di lumpur, di bawah ancaman seorang pengawas, tanpa makanan, supaya dia dapat tahu apa yang diberikannya pada orang-orang malang… Aku tak dapat mengasihinya sebab… sebab dia membunuh bapa suciku, dan aku… andai aku tak mendapatkan Engkau, kepada siapakah aku harus pergi?"

Si bocah, dalam suatu serangan duka, berteriak dan menangis, gemetar, kalut, meninju udara dengan kepalan-kepalan tangannya, sebab dia tidak dapat meninju si mandor budak. Para perempuan terperanjat dan trenyuh dan mereka berupaya menenangkannya. Tetapi dia sungguh dihantam duka hebat dan tidak mendengar apa pun. Dia berteriak: "Aku tidak bisa, aku tidak bisa mengasihi dan mengampuni dia. Aku membencinya, aku membencinya atas nama semua orang, aku membencinya, aku membencinya!..." Dia dalam keadaan yang mengenaskan dan mengerikan. Ini adalah reaksi dari suatu makhluk yang sudah menderita terlalu banyak.

Dan Yesus berkata: "Itu adalah kejahatan Doras yang paling serius: membuat seorang anak tak berdosa membenci…"

Ia lalu merengkuh si bocah dalam pelukan-Nya dan berbicara kepadanya: "Dengarkan, Marjiam. Apa kau ingin suatu hari nanti pergi bersama mamamu, ayahmu, adik laki-lakimu dan juga bapa tua?"

"Ya…"

"Jadi kau tidak boleh membenci siapa pun. Orang yang membenci tidak pergi ke Surga. Kau tak dapat berdoa untuk Doras sekarang? Baik, tidak usah berdoa, tetapi jangan membenci. Tahukah kau apa yang harus kau lakukan? Kau jangan pernah menoleh ke belakang memikirkan masa lalu…"

"Tetapi bapa tuaku yang menderita bukanlah masa lalu…"

"Itu benar. Tetapi lihat, Marjiam, coba dan berdoalah seperti ini: 'Bapa kami Yang di Surga, sudi perhatikan apa yang menjadi keinginanku …' Kau akan lihat bahwa Bapa akan mendengarkanmu dengan cara terbaik yang mungkin. Bahkan andai kau membunuh Doras, apa yang akan kau dapat? Kau akan kehilangan kasih Allah, Surga, penyertaan ayah dan ibumu dan kau tidak akan meringankan permasalahan bapa tua yang kau kasihi. Kau terlalu kecil untuk dapat melakukannya. Tetapi Allah dapat. Katakanlah pada-Nya. Katakan pada-Nya: 'Engkau tahu betapa aku sangat mengasihi bapa tuaku dan betapa aku mengsihi mereka semua yang menderita. Maukah Engkau mengurus masalah ini, sebab Engkau dapat melakukan segalanya.' Apa? Tidakkah kau ingin mewartakan Injil? Tetapi Injil mengajarkan kasih dan pengampunan! Bagaimana kau dapat mengatakan pada orang: 'Janganlah membenci. Ampunilah' jika kau sendiri tidak dapat mengasihi dan mengampuni? Serahkanlah segalanya pada Allah Yang baik dan kau akan lihat bagaimana baiknya Ia dapat mengurus segala permasalahan. Maukah kau melakukan itu?"     

"Ya, aku mau, sebab aku mengasihi-Mu."
Selengkapnya silakan baca "PUISI MANUSIA-ALLAH"





"Publikasikan karya ini [Puisi Manusia-Allah] seperti apa adanya. Tidaklah perlu memberikan pendapat mengenai asal-usulnya, apakah luar biasa atau tidak. Barangsiapa membacanya akan mengerti."

~ Paus Pius XII

Instruksi disampaikan di Vatican di hadapan saksi-saksi resmi pada tanggal 26 Februari 1948. Patut dicatat, approval Paus Pius XII ini lebih dari sekedar Imprimatur.
(pontifikat: 1939-1958)




"PUISI MANUSIA-ALLAH"
(INJIL SEBAGAIMANA DIWAHYUKAN KEPADAKU)

Maria Valtorta (1897-1961)

200.
Aglae Menemui sang Guru
201.
Marjiam Diuji
202.
Di Bait Allah Pada Malam Paskah
203.
"Bapa Kami"
204.
Yesus kepada Orang-orang Bukan Yahudi: Iman Dibangun Seperti Kuil Kalian
205.
Perumpamaan Tentang Anak Yang Menghamburkan Harta
206.
Perumpamaan Tentang Sepuluh Gadis dan Perumpamaan Tentang Perkawinan Kerajaan
207.
Dari Betania ke Grotto Betlehem  
208.
Pergi ke Rumah Eliza di Bet-Zur
209.
Yesus di Rumah Eliza Berbicara Tentang Penderitaan yang Menghasilkan Buah
...




Setahun sebelum wafat Padre Pio, seorang perempuan bernama Ny Elisa Lucchi menanyakan kepadanya apakah ia menganjurkannya membaca "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Padre Pio menjawab, "Aku tak hanya menganjurkannya, aku mendesakmu untuk membacanya!"

Pater Leo, yang menjadi imam pribadi Beata Teresa dari Calcutta selama tiga tahun, memperhatikan bahwa sang biarawati selalu membawa tiga buku bersamanya, ke manapun ia pergi. Yang satu adalah Kitab Suci dan yang lain adalah Brevir. Pater Leo menanyakan buku yang ketiga, dan itu adalah "Puisi Manusia-Allah" oleh Maria Valtorta. Ia menanyakan kepada Moeder Teresa buku tentang apa itu, dan sang beata mengatakan kepadanya "Bacalah." Sang imam bertanya lagi, dan ia menanggapi dengan jawaban yang sama, "Bacalah." Lebih lanjut, pada tahun 1996, Beata Teresa mengajukan satu permintaan pribadi kepada seniman Susan Conroy untuk menggambarkan lukisan Bunda Maria sebagaimana Ia tampak menurut penggambaran Maria Valtorta.

Penglihatan dan Dikte Yesus kepada Uskup Agung Don Ottavio Michelini, "Aku telah mendiktekan kepada Maria Valtorta, suatu jiwa yang berkurban, suatu karya yang mengagumkan. Mengenai karya ini, Aku-lah Pengarangnya."

Vicka Ivankovic-Mijatovic, Visionaris Medjugorje: "Bunda Maria mengatakan bahwa jika seorang ingin mengenal Yesus dia hendaknya membaca Puisi Manusia-Allah oleh Maria Valtorta. Buku itu adalah kebenaran." (Wawancara dengan Attorney Jan Connell dari Pittsburgh Center for Peace, 27 Januari 1988)





Updated


Kesaksian Catalina (Katya) Rivas
Stigmatis, Visionaris




4 Juni
Hari Raya
Pentakosta
18 Juni
Hari Raya
23 Juni
Hari Raya




Yang Tetap:
 EDISI YESAYA SEBELUMNYA
 ALLAH TRITUNGGAL MAHAKUDUS
 GEREJA KATOLIK (Hierarki, Magisterium, …)
 SAKRAMEN & SAKRAMENTALI
 SAKRAMEN EKARISTI (Perayaan Ekaristi, Komuni Kudus, Adorasi, Mukjizat, Kesaksian …)
 KITAB SUCI, KEUTAMAAN, SPIRITUALITAS & KOMUNITAS KRISTIANI
 MASA ADVEN & NATAL
 MASA PRAPASKAH & PASKAH
MENGUNJUNGI GEREJA KATOLIK (Tempat Ibadat, Perangkat Liturgis,…)
 SERBA-SERBI IMAN KATOLIK
 DOA & DEVOSI (Macam2 Doa, Devosi, Meditasi, …)
 BUNDA MARIA (Dogma, Devosi, Penampakan, …)
 ST YOSEF, PARA MALAIKAT & PARA KUDUS
 RIWAYAT SANTA & SANTO
 ZIARAH IMAN BERSAMA PARA KUDUS
 HIDUP MANUSIA (Keluarga, Feminisme, Seksualitas, Kontrasepsi, Aborsi, Eutanasia, Kematian, …)
 KEHIDUPAN SESUDAH MATI (Api Penyucian, Surga, Neraka, …)
 KATEKESE (berbagai topik)
 SUARA GEMBALA
 ANDA BERTANYA, KAMI MENJAWAB
 TANYA JAWAB IMAN KATOLIK
 YANG MENARIK & YANG LUCU



Kontak Webmaster : yesaya@indocell.net






Website Media Bina Iman Katolik YESAYA
Sejak November 2000
Last updated : Juni 2017